Daerah

Kepada Destita, Milenial di Desa Curhat Sulitnya Lapangan Pekerjaan

Destita Khairilisani

BENGKULU, – GEBAY.co.id, – Calon DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu 2024 apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M saat blusukan ke desa-desa dalam rangkaian pertemuan silahturahmi sering berdialog dengan kalangan anak muda yang ada di Provinsi Bengkulu. Kalangan milenial ini sering menyampaikan aspirasinya, salah satunya sulit mencari pekerjaan.

Hari ini, (23/9) Rifka Purwaningsi (26) merupakan milenial yang ada di Desa di Kabupaten Seluma ini menyampaikan curhatannya curhatan mengenai sulitnya mendapat kerja bagi anak-anak muda. Cari pekerjaan memang tak mudah, apalagi untuk para pemula yang belum punya banyak pengalaman.

“Semoga dengan majunya mbak Destita, aspirasi kami dapat ditampung dan diperjuangkan. Apalagi banyak diantara kami-kami ini hanya berpendidikan sebatas SMA saja, karena terkendala masalah biaya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” curhat Rifka kepada Destita.

Menanggapi curhatan tersebut, Destita putri daerah Seluma ini mengungkapkan, lapangan pekerjaan merupakan isu paling penting dan menjadi hal yang utama. Sehingga lapangan pekerjaan perlu mendapat perhatian, menjadi prioritas bersama untuk menyediakan lapangan pekerjaan. Destita mengungkapkan, kesempatan mendapatkan lapangan pekerjaan seharusnya tidak terfokus bukan hanya di kota-kota saja.

“Dialog paling menarik saat bersama kalangan milenial, mereka menyampaikan bukan hanya tentang dirinya sendiri, namun juga tentang masyarakat, apa yang mereka sampaikan itu mewakili apa yang dirasakan mayoritas anak muda. Apa yang disampaikan milenial ini perlu menjadi perhatian khusus, pekerjaan bukan hanya tersedia di kota-kota besar saja, namun juga tersedia hingga ke desa-desa sehingga para generasi milenial tak harus berpindah ke kota besar untuk dapat pekerjaan,” jelas Destita.

Destita Ketua Srikandi TP Sriwijaya Bengkulu juga menjelaskan, selain lapangan pekerjaan yang disiapkan, juga harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) nya juga harus disiapkan. Ini dua hal yang tak terpisahkan, terkadang ada lapangan pekerjaan namun dari SDM nya belum bisa mengimbangi.

Lulusan Magister Universitas Indonesia ini juga menyampaikan, sektor industri kreatif, pariwisata, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus terus dikembangkan secara serius karena tiga sektor tersebut sangat cepat menyerap lapangan pekerjaan. Di setiap desa memiliki potensi besar dalam membangkitkan berbagai sektor yang bisa di kelola dan dimanfaatkan oleh para generasi muda yang ada di desa.

“Kedepannya, kita akan coba merumuskan agar generasi milenial dan generasi Z dapat memperoleh program pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan kompetensi. Sehingga diharapkan generasi milenial dan generasi Z dapat menghadirkan desa wisata, kreatif, yang unggul, berkelanjutan, dan berdaya saing khususnya di daerah mereka masing-masing,” harap Destita kerudung putih. (Rls/f)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker