NasionalPemerintahan

Tanggapi PSBB Jawa-Bali, Sri Mulyani: Berpotensi Terhadap Penurunan Ekonomi Nasional

Jakarta, – Terhitung mulai tanggal 11-25 Januari 2021, pemerintah pusat akan kembali menerapkan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) untuk seluruh Provinsi di Pulau Jawa dan Bali. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyadari, pemberlakukan PSBB di bulan ini tentu akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi, dan pemerintah sudah memprediksi hal tersebut sebelum kebijakan ini kembali dilakukan.

“Jika kita melihat apa yang terjadi di April-Mei 2020 lalu saat terjadi PSBB sangat ketat, ekonomi menurun. Maka saat ini juga akan berdampak ke perekonomian juga,” ujar Sri Mulyani, Rabu (06/01/2021).

Ia juga mengatakan rencana penerapan PSBB Jawa Bali ini memang harus dilakukan, karena pandemi Covid-19 butuh ditangani secara luar biasa dan serius. Meskipun, kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada penurunan ekonomi nasional.

Dampak PSBB terhadap perekonomian sudah pernah dirasakan pada tahun 2020 lalu. Pada Maret hingga Mei 2020 yang menyebabkan konsumsi melambat.

Ia menyadari situasi yang sudah berjalan hampir satu tahun ini akan mengakibatkan masyarakat lelah. Namun, Sri Mulyani mengajak masyarakat untuk tidak terlena.
Ia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan 3M (menjaga jarak, mengenakan masker, dan rutin mencuci tangan) yang akan sangat membantu pencegahan penyebaran covid-19.

“Kami berharap masyarakat betul-betul membantu. Ayo sama-sama terapkan disiplin,” ujarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker